Buscar

Memuat...

banyak dollar di sini

kata benda

Dalam Tata Bahasa Inggris terdapat Delapan Bagian Tata Bahasa ” The Eight Parts of Speech”, yaitu :
• Noun (kata benda)
• Pronoun (kata ganti)
• Adjective (kata sifat)
• Verb (kata kerja)
• Adverb (kata keterangan)
• Preposition (kata depan)
• Conjunction (kata sambung)
• Interjection (kata seru)
Pembahasan tentang noun (kata benda) meliputi antara lain :
Concrete and abstract nouns
Concrete noun and abstract noun menjelaskan tentang kata benda yang berwujud dan kata benda tak berwujud(abstrak).
Countable and uncountable nouns
Countable noun and uncountable noun menjelaskan tentang kata benda yang dapat dihitung dan kata benda yang tak dapat dihitung.
Singular and plural nouns
Singular noun and plural noun menjelaskan tentang kata benda bentuk tunggal dan kata benda bentuk jamak.
Foreign plural nouns
Foreign plurals noun menjelaskan tentang pembentukan kata benda bentuk jamak dari bahasa asing (foreign).
A. Concrete and Abstract Nouns
Kata benda mempunyai dua bentuk :
i. Concrete Noun (kata benda berwujud), yaitu kata benda yang menunjukkan benda berwujud, dapat dilihat dan diraba. Contoh : Rudi (nama orang), man, gold, table, etc (et cetera).
ii. Abstract Noun (kata benda yang tak berwujud). Menunjukkan benda yang tak berwujud, tetapi dapat dibayangkan. Contoh : Wisdom, life, friendship, etc.
I. Concrete noun terbagi lagi menjadi empat bagian yaitu :
a) Proper noun (kata benda nama diri). Kata benda yang didahului oleh huruf besar yaitu nama orang, nama kota, negara, sekolah, perusahaan dan lain-lain. Contoh: Lisa, Jakarta, America, etc.
b) Common noun (kata benda umum). Kata benda umum adalah kata benda biasa. Contoh: teacher, book, plane, mountain, etc.
c) Material noun (kata benda yang terdiri dari bahan mentah/bahan baku). Kata benda yang
berasal dari pertambangan dan bahan baku lainnya. Contoh: gold, paint, silver, oil, etc.
d) Collective noun (kata benda kolektif). Yaitu kata benda yang mempunyai arti majemuk. Contoh: flock, division, class, committee, parliament, etc.
II. Abstract noun dapat dibentuk dari kata kerja, kata sifat dan kata lainnya.
a) Abstract noun berasal dari kata kerja:
Dengan memberi akhiran ment pada kata kerja, contoh :
Verb
advertise
agree
argue Abstract Noun
advertisement
agreement
argument
Dengan memberikan akhiran ion,tion pada kata kerja, contoh :
Verb
connect
associate
confuse Abstract Noun
connection
association
confusion
Dengan menambahkan akhiran ation, cation, ition pada kata kerja, contoh:
Verb
admire
compete
classify Abstract Noun
admiration
competition
classification
Dengan menambahkan akhiran ance, ence pada kata kerja, contoh:
Verb
hinder
admit
differ Abstract Noun
hindrance
admittance
difference
Dengan menambahkan “t” pada kata kerja, contoh:
Verb
complain
fly
contain
descend
deceive Abstract Noun
complaint
flight
content
descent
deceit
Dengan menambahkan “y” pada kata kerja, contoh:
Verb
discover
deliver
injure Abstract Noun
discovery
delivery
injury
b) Abstract noun yang sama bentuknya dengan kata kerja, contoh:
Verb
to hope
to help
to mind
to love Abstract Noun
hope
help
mind
love
c) Abstract noun berasal dari kata sifat dengan cara menambahkan akhiran ness pada kata sifat tersebut, contoh:
Adjective
good
happy
polite Abstract Noun
goodness
happiness
politeness
d) Abstract noun yang berasal dari Common Noun (kata benda umum), contoh:
Common Noun
agent
champion
child
hero Abstract Noun
agency
championship
childhood
heroism
e) Abstract Noun yang berasal dari adjective lainnya, contoh:
Adjective
patient
young
important
deep
hot Abstract Noun
patience
youth
importance
depth
heat Adjective
wise
long
true
beautiful
fluent Abstract Noun
wisdom
length
truth
beauty
fluency
B. Countable and Uncountable Nouns
Countable nouns adalah benda yang dapat dihitung. Countable nouns dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu: singular (tunggal) dan plural (jamak)
a) Contoh bentuk tunggal: one month, a ring, a river, a well, a chair, etc.
b) Contoh bentuk jamak: one and half months, rings, chairs, rivers, etc.
Tanda-tanda khas countable nouns adalah :
• Dapat diubah menjadi plural.
• Dapat digunakan kata many, several dan some (beberapa) di depan kata benda bentuk jamak.
• Jika singular harus menggunakan kata kerja tunggal(verb to be : is atau was untuk kata benda/kata ganti orang ketiga tunggal, sedangkan kata kerja harus ditambah s untuk simple present tense). Jika plural harus memakai kata kerja jamak (verb to be : are untuk present tense atau were untuk past tense, sedangkan kata kerja tidak ditambah s dalam waktu simple present).
Uncountable nouns adalah kata benda yang tidak dapat dihitung. Kalau menghitungnya diperlukan takaran, timbangan, meteran, ukuran dan sebagainya.
Contohnya: butter, coffe, tea, flour, air, water, ink sugar, etc.
• Tanda-tanda khas uncountable nouns adalah :
• Tidak dapat langsung diberi a atau an di depan kata benda ini.
• Tidak dapat dijadikan plural. Untuk menunjukkan banyak harus digunakan much (bukan many).
Dalam kalimat yang menggunakan verb to be selalu dipakai is untuk present tense dan was untuk past tense. Sedangkan dalam kalimat yang menggunakan kata kerja harus dipakai kata kerja + s dalam bentuk waktu simple present tense.
C. Singular and Plural Nouns
Singular nouns adalah kata benda tunggal. Contohnya : a table, an apple, a book, etc. Plural nouns adalah kata benda jamak. Contoh : two apples, three books, etc.
Pembentukan kata benda jamak :
a) Dengan menambahkan s pada kata benda tunggal, contoh:
Tunggal
a door
a school
a table
an apple Jamak
doors
schools
tables
apples
b) Dengan menambahkan es jika kata benda tunggal itu berakhiran huruf s, x, z, ch dan sh, contoh:
Tunggal
a bus
a glass
a box
a buzz
a bench
a brush Jamak
buses
glasses
boxes
buzzes
benches
brushes
c) Dengan menambahkan es, jika kata benda tunggal itu berakhiran huruf o, contoh:
Tunggal
a hero
a potato Jamak
heroes
potatoes
d) Dengan mengubah y menjadi i lalu ditambah es, jika y didahului oleh sebuah huruf mati. Apabila y didahului huruf hidup maka hanya ditambah s, contoh:
Tunggal
a baby
a city
a fly
a boy Jamak
babies
cities
flies
boys
e) Dengan mengubah f atau fe menjadi ves, contoh:
Tunggal
a calf
a knife
a leaf Jamak
calves
knives
leaves
Kekecualian:
Tunggal
a hoof
a chief
a gulf
a roof
a proof
a dwarf
a reef Jamak
hoofs
chiefs
gulfs
roofs
proofs
dwarfs
reefs Tunggal
a scarf
a wharf
a grief
a file
a safe
a strife Jamak
scarfs
turfs
griefs
files
safes
strifes
f) Dengan menambahkan s pada kata pokoknya, jika kata benda tunggal itu compound noun (kata benda gabungan), contoh:
Tunggal
son in law
sister in law
step son
hanger on Jamak
sons in law
sisters in law
step sons
hangers on
Irregular plural bentuk jamak yang tidak beraturan). Sejumlah kata benda mempunyai bentuk amak yang tidak beraturan.
Dengan mengadakan perubahan vokal (huruf hidup)didalamnya, contoh:
Tunggal
man
woman
foot
tooth
goose
loose
mouse
dormouse Jamak
en
omen
eet
eeth
eese
ice
ice
dormice
Dengan memberikan en atau ne untuk membentuk jamaknya, contoh:
Tunggal
ox
child
brother
cow Jamak
xen
hildren
rethren
ine
Kata-kata gabungan (compound nouns) kata pertama dan keduanya dijamakkan, contoh:
Tunggal
man servant
woman servant
man teacher Jamak
men servants
omen servants
men teachers
Kata-kata benda yang mempunyai bentuk jamak yang sama dengan bentuk tunggalnya, contoh:
Tunggal
swine
deer
sheep
fish
heathen
yoke
brace
dozen
score
stone
hundredweight
pice Jamak
wine
eer
heep
ish
athen
oke (of oxen)
race (of birds)
ozen
core
tone (weight)
hundredweight
ice
Perhatikan contoh dibawah ini!
• this swine. babi ini
• these swine. babi-babi ini
• that deer. rusa itu
• those deer. rusa-rusa itu
Sejumlah kata-kata benda yang memiliki s terakhir dan kata-kata benda nama diri yang erakhir dengan bunyi desis, bentuk tunggal dan jamaknya sama, contoh:
Tunggal
species
series
amends
works
sundanese
javanese Jamak
pecies
eries
mends
orks
sundanese
javanese

0 komentar: